Langsung ke konten utama

AYO BELAJAR ENTREPRENEURSHIP

 


Oleh Afra Salsabila

Mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh


Mata kuliah  kewirausahaan atau Entrepreneurship merupakan mata kuliah yang sangat perlu dikembangkan di kalangan mahasiswa di Perguruan Tinggi, baik PTN, maupun PTS. Tujuannya agar generasi muda memiliki peluang yang lebih besar untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa ini. Entrepreneurship bisa mengantarkan mahasiswa kelak menjadi wirausahawan yang kreatif, inovatif dan produktif.


Mata kuliah ini semakin penting sejalan dengan perkembangan dan kemajuan teknologi digital. Karena saat ini sebagian generasi penerus bangsa yang dibesarkan dengan lingkungan teknologi dan informasi yang serba modern ini. Maka, mahasiswa bisa memulainya di sektor penting yang dapat digarap dan dikembangkan, terutama mahasiswa, seperti bidang kewirausahaan. 


Sayangnya, hingga saat ini banyak dari kalangan mahasiswa hanya memfokuskan  perhatian pada sebuah pekerjaan itu dari jurusan yang ditempuhnya. Padahal di luar sana banyak usaha yang dapat dilakukan, yakni pekerjaan-pekerjaan dari luar konteks jurusan yang dipilih. Contohnya saja ada banyak orang yang tidak melanjutkan jenjang pendidikan perguruan tinggi, namun mereka dapat membuka usaha, sehingga menjadi pengusaha sukses. 


Akan tetapi bukan berarti melanjutkkan ke perguruan tinggi itu tidak penting, karena salah satu jalan menuju kesuksesan itu melalui jalur perkuliahan. Dengan perkuliahan itu kita dapat memperoleh ilmu lebih mengenai usaha yang ingin dijalani atau profesi yang ingin dicapai.


Oleh sebab itu, para mahasiswa yang masih duduk di bangku kuliah, saatnya pula mempelajari atau menguasai pengetahuan, ketrampilan dan kemauan untuk terus belajar dan melatih diri menjadi seorang Entrepreneurs. 


Idealnya begitu, namun dalam realitas seharian,  banyak pula mahasiswa yang belum mengetahui dan atau tidak paham apa itu kewirausaan atau Entrepreneurship tersebu. Nah, Sebelum kita membahas lebih lanjut, kita harus mengetahui dulu apa itu entrepreneurship. Ada banyak pemahaman orang akan Entrepreneurship itu.Namun secara umum, kita bisa membahaskannya. Entrepreneurship itu ialah sebuah tindakan yang memiliki sifat keberanian, kreatif, inovatif, tahan dengan tantangan hidup, serta sanggup dalam menangkap dan mewujudkan sebuah peluang. 


Entrepreneur juga diartikan sebagian seseorang yang selalu membawa sumber daya berupa tenaga kerja, material, serta asset yang lainnya pada suatu kombinasi yang mampu melakukan suatu perubahan menambahkan nilai yang lebih besar dari pada nilai sebelumnya.


Untuk menjadi seorang entrepreneur yang sukses itu bukanlah mudah, banyak sekali halangan serta rintangan yang harus dihadapi. Kegagalan juga harus dihadapi dengan bijaksana, karena itu diperlukan sikap ulet dan pantang menyerah dalam berusaha.


Nah untuk itu bagaimana cara menanamkan jiwa entrepreneur atau wirausaha itu pada diri kita serta dapat melakukannya. Padahal pada dasarnya kita tidak punya jiwa wirausaha itu? Caranya bisa dengan mengikuti seminar-seminar kewirausahawan dan bacalah biografi pengusaha sukses, melihat media televisi, radio majalah Koran dan berbagai media yang dapat menumbuhkembangkan jiwa wirausaha. Juga harus percaya diri, bahwa bisa berwirausaha seperti yang lainnya. Yang diperlukan adalah pengetahuan,keterampilan, kreativitas dan bakat dalam berbicara. 


Cobalah untuk berwirausaha sejak dini, seperti berjualan aksesoris atau benda sederhana yang mudah diperoleh (kerajinan tangan). Jangan pernah berkecil hati, misalnya penjualan tidak laku atau tidak diminati. Karena itu merupakan salah satu tantangan dalam berusaha. Sifat-sifat tidak percaya diri, minder, malu yang berlebihan, takut salah dan merasa rendah diri adalah sifat-sifat yang harus ditinggalkan dan dibuang jauh-jauh dari diri kita apabila ingin meraih sukses dalam berwirausaha, walaupun tidak punya jiwa kewirausahaan, tidak salahnya untuk mencoba membuka usaha.


Sepenting apakah kita mempelajari entrepreneurship?


Entrepreneurship itu kemampuan individu menciptakan peluang ekonomis dari sebuah ide usaha, baik skala kecil maupun skala besar. Jiwa entrepreneurship ini sangat penting kita miliki karena jumlah lapangan pekerjaan yang minim menjadi tidak seimbangnya antara jobseeker dengan lapangan pekerjaan. Entrepreneurship bisa mengurangi pengangguran, meningkatkan kesejahteraan ekonomi, meningkatkan taraf ekonomi suatu wilayah, stabilitas ekonomi Negara meningkat, untuk mendukung pembangunan Indonesia menjadi Negara maju.


Dalam entrepreneurship ini banyak karakteristik dan juga nilai-nilai kewirausahaan yang bisa kita dapatkan. Ada beberapa karakteristik yang perlu kita pelajar, seperti : memiliki kepercayaan diri dan juga optimis dalam menjalankan suatu hal, memiliki orientasi pada tugas dan juga hasil dari usaha tersebut, memiliki keberanian dalam mengambil risiko dan juga memiliki tantangan untuk memajukan usaha tersebut, memiliki kemampuan kepemimpinan dalam diri kita, memiliki orientasi yang berada pada masa depan, serta memiliki kejujuran dan ketekunan yang ditanamkan dalam diri kita.


Untuk kita semua yang biasa disebut remaja milenial sangat bagus dan baik jika mulai dari sekarang melakukan entrepreneurship, dari pada kita hanya menunggu lulus kuliah terus mencari kerja. Kalau memang iya kita langsung mendapatkan kerja, kalau belum ya kita hanya menganggur saja. Mencari pekerjaan sekarang sangat sulit, mengapa? Karena dalam dunia pekerjaan sekarang skill yang diutamakan dan pesaing juga menjadi salah satu faktornya. Banyak sekarang anak muda memulai buka usaha dilakukan dengan join bersama temannya. Dalam membuka usaha tersebut mereka menanamkan modal bersama atau patungan dan mengelola bersama terus membagi hasil. 


Jadi, dalam melakukan entrepreneurship kita dapat memulai dari mana saja. Jika kita belum siap membangunnya sendiri, maka kita bisa mencari entrepreneur lain yang mau bergabung dengan kita.

Bagaimana masih ragu untuk belajar entrepreneurship? Buanglah rasa malas dan ketakutan akan gagal dalam membangun sebuah usaha. Peluang dalam kewirausahaan itu sangat banyak dan di samping itu dapat melatih diri kita untuk terus maju dan mandiri dalam meraih kesuksesan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TERPAKSA MEMBUANG DAN MEMBUNUH BAYI

Oleh Kinanthi Anggraini Mahasiswi Pascasarjana P.Sains UNS Penulis dan Model Hijab ‘Kekejaman ini telah diawali oleh sejarah masa lalu. Di zaman raja Fir’aun, yang akan membunuh setiap bayi berjenis kelamin laki-laki dan  zaman Jahiliah, yang akan membunuh setiap bayi yang terlahir perempuan. Dan kini, bayi-bayi yang dibuang dan dibunuh justru berlaku untuk bayi laki-laki dan juga perempuan’ Perempuan yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan, pasti akan kesulitan untuk membuat keputusan, apakah akan dilanjutkan atau melakukan tindakan aborsi. Hal ini terjadi pada semua perempuan tanpa memandang usia. Pengambilan keputusan yang tepat sangat terpengaruh oleh tingkat kesiapan mental dan tekanan lingkungan sekitar.  Pada umumnya yang mengalami kehamilan dalam kasus ini belum siap secara emosional, kognitif dan finansial untuk menjalani peran sebagai orangtua yang kerap disebabkan oleh tiga faktor besar yaitu; hamil di luar nikah, hubungan gelap dan ...

MENGENAL AKSARA JAWI (ARAB-MELAYU)

Oleh Drs. Hasbi Yusuf (Berdomisili di Banda Aceh) Bahasa Atjèh termasuk bahasa yang sangat unik dalam pengucapan dan penulisannya, dan juga merupakan bahasa yang sangat kaya perbendaharaan kosa katanya. Selain kosa kata asli yang lumayan banyak, diperkaya lagi oleh sejumlah kosa kata serapan dari bahasa-bahasa lain, terutama bahasa Melayu.  Bahasa Melayu yang telah terserap dan teradopsi secara alamiah dan harmonis melalui pergaulan yang lumayan luwes dan lama dari suku Atjèh sendiri dengan suku Melayu. Lebih-lebih beberapa kerajaan Melayu di Sumatera dan Semenanjung Malaka memang pernah berada di bawah pengaruh kerajaan Atjèh. Diantara beberapa bahasa lain yang paling dominan mempengaruhi, mewarnai dan menambah perbendaharaan kosa kata bahasa Atjèh adalah bahasa dari empat negara atau bangsa yang terkait dengan nama Atjèh itu sendiri.  Konon nama "ATJÈH" berasal dari gabungan singkatan nama beberapa negara, yaitu: A = Arab; TJ = Tjina;  È = Èropa, H = Hindia.  Dari ...

Sekda Bahagia: Kita Harus Belajar Hidup Berdampingan dengan Bencana

Banda Aceh  -   Sebagai insan yang beriman,  kita tidak mungkin mengelak dari bencana. Semua bencana di atas bumi ini tidak ada yang terjadi begitu saja dengan sendirinya, melai n kan sesuai  dengan  kehendak dan ketentuan Allah  SWT. “Namun y ang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita belajar hidup berdampingan dengan bencana,” demikian ungkap Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Bahagia saat membuka Simulasi Gempa dan Tsunami di Dayah Terpadu Inshafuddin, Senin (19/2/2018). Kegiatan ini digelar oleh UNDP Indonesia bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Banda Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh melalui dukungan Pemerintah Jepang. Menurut Sekda Bahagia,   kegiatan  sosialisasi   maupun simulasi  tentang pengurangan risiko bencana  sangat penting dilakukan. “Memberikan pengetahuan tentang   kesiapsiagaan sekolah menghadapi risiko bencana  merupakan langkah awal dalam mem...