Langsung ke konten utama

Cabdin Pendidikan Wilayah Kota Langsa Jalin Kerjasama Dengan Universitas Negeri Padang




Langsa, Potretonline.com, 01/11/21. Kacabdin Pendidikan Kota Langsa Supriariadi, S.Pd menyikapi kebutuhan tenaga guru mata pelajaran kejuruan di SMK Kota Langsa yang beberapa tahun ke depan ini mengalami kekosongan dikarenakan banyaknya guru memasuki masa pensiun. Hal ini memotivasi Kacabdin Kota Langsa melakukan kerjasama lebih awal melalui Penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama Antara Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Langsa dan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang terkait Penerimaan Mahasiswa Baru Lulusan SMK yang outpunya diharapkan dapat mengisi kekosongan guru tersebut ke depan.


Penendatangan perjanjian kerjasama tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 28 Oktober 2021 di Ruang Kerja Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang (UNP) Kota Padang Provinsi Sumatera Barat. Sebelumnya dalam perumusan poin-poin kerjasama perjanjian tersebut turut hadir dari pihak UNP di antaranya Dekan Fakultas Teknik (Dr. Fahmi Rizal, M.Pd.,MT.) Wakil Dekan II (Dr. Muhammad Anwar, S.Pd. MT) Wakil Dekan III (Dr. Mukhlidi Muskhir, S.Pd. M.Kom), Kepala Unit Hubungan Industri (Ali Basrah Pulungan, ST, MT), Kepala Bagian Umum (Resdenovia, S.Pd., M.Pd) dan dari pihak Cabdin Pendidikan Wilayah Kota Langsa turut hadir Kepala Cabang Dinas Supriariadi, S.Pd. Kasubbag TU (Ilyas, S.Ag) Kasi Pengembangan Mutu Guru dan Tenaga Kependidikan (Hamzah, MA) serta Muhammad Hendra, M.Pd. staf Cabdin yang berkebetulan adalah salah seorang alumni dari UNP.


Dekan Fakultas Teknik UNP Dr. Fahmi Rizal, M.Pd.,MT. Menyambut baik program kerja sama tersebut dengan menampung siswa-siswi lulusan SMK dari Kota Langsa untuk berkuliah di UNP dengan catatan lulusan yang betul-betul memiliki kompetensi di bidangnya dan minat yang kuat untuk melanjutkan studi S1 di beberapa program studi pendidikan kejuruan pada Fakultas Teknik UNP dengan harapan nantinya akan mengabdikan ilmu mereka sebagai guru SMK di Wilayah Kota Langsa. “Saya menyambut baik program ini dan hal yang sama sudah pernah dilakukan dengan Dinas Pendidikan Aceh, semoga kerjasama ini bisa meningkat dan berkembang, dan kami siap untuk mendidik anak-anak Kota Langsa, sehingga di kemudian hari mau mengabdikan ilmunya di daerah asalnya. Kalau bisa ada komitmen untuk kembali ke daerahnya. Artinya tidak berlama-lama di Kota Padang, apalagi tinggal menetap”. 


Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa “wacana kami mengirimkan Mahasiswa PPL ke Kota Langsa juga membuka peluang studi untuk jenjang S2 dan S3” sebut Dekan Fakultas Teknik tersebut. Jauh sebelum penandatanganan program kerjasama ini, Kacabdin Wilayah Kota Langsa sudah menyampaikan rencana kerjasama ini kepada Kadisdik Aceh Drs. Alhudri, MM, dan mendapat dukungan dari beliau “Saya sangat senang sekali dengan terobosan yang dilakukan oleh Kepala Cabang Dinas Wilayah Kota Langsa, dan ini sangat bagus selama itu mendukung perbaikan mutu pendidikan di Aceh sebut beliau”.

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TERPAKSA MEMBUANG DAN MEMBUNUH BAYI

Oleh Kinanthi Anggraini Mahasiswi Pascasarjana P.Sains UNS Penulis dan Model Hijab ‘Kekejaman ini telah diawali oleh sejarah masa lalu. Di zaman raja Fir’aun, yang akan membunuh setiap bayi berjenis kelamin laki-laki dan  zaman Jahiliah, yang akan membunuh setiap bayi yang terlahir perempuan. Dan kini, bayi-bayi yang dibuang dan dibunuh justru berlaku untuk bayi laki-laki dan juga perempuan’ Perempuan yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan, pasti akan kesulitan untuk membuat keputusan, apakah akan dilanjutkan atau melakukan tindakan aborsi. Hal ini terjadi pada semua perempuan tanpa memandang usia. Pengambilan keputusan yang tepat sangat terpengaruh oleh tingkat kesiapan mental dan tekanan lingkungan sekitar.  Pada umumnya yang mengalami kehamilan dalam kasus ini belum siap secara emosional, kognitif dan finansial untuk menjalani peran sebagai orangtua yang kerap disebabkan oleh tiga faktor besar yaitu; hamil di luar nikah, hubungan gelap dan ...

MENGENAL AKSARA JAWI (ARAB-MELAYU)

Oleh Drs. Hasbi Yusuf (Berdomisili di Banda Aceh) Bahasa Atjèh termasuk bahasa yang sangat unik dalam pengucapan dan penulisannya, dan juga merupakan bahasa yang sangat kaya perbendaharaan kosa katanya. Selain kosa kata asli yang lumayan banyak, diperkaya lagi oleh sejumlah kosa kata serapan dari bahasa-bahasa lain, terutama bahasa Melayu.  Bahasa Melayu yang telah terserap dan teradopsi secara alamiah dan harmonis melalui pergaulan yang lumayan luwes dan lama dari suku Atjèh sendiri dengan suku Melayu. Lebih-lebih beberapa kerajaan Melayu di Sumatera dan Semenanjung Malaka memang pernah berada di bawah pengaruh kerajaan Atjèh. Diantara beberapa bahasa lain yang paling dominan mempengaruhi, mewarnai dan menambah perbendaharaan kosa kata bahasa Atjèh adalah bahasa dari empat negara atau bangsa yang terkait dengan nama Atjèh itu sendiri.  Konon nama "ATJÈH" berasal dari gabungan singkatan nama beberapa negara, yaitu: A = Arab; TJ = Tjina;  È = Èropa, H = Hindia.  Dari ...

Sekda Bahagia: Kita Harus Belajar Hidup Berdampingan dengan Bencana

Banda Aceh  -   Sebagai insan yang beriman,  kita tidak mungkin mengelak dari bencana. Semua bencana di atas bumi ini tidak ada yang terjadi begitu saja dengan sendirinya, melai n kan sesuai  dengan  kehendak dan ketentuan Allah  SWT. “Namun y ang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita belajar hidup berdampingan dengan bencana,” demikian ungkap Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Bahagia saat membuka Simulasi Gempa dan Tsunami di Dayah Terpadu Inshafuddin, Senin (19/2/2018). Kegiatan ini digelar oleh UNDP Indonesia bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Banda Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh melalui dukungan Pemerintah Jepang. Menurut Sekda Bahagia,   kegiatan  sosialisasi   maupun simulasi  tentang pengurangan risiko bencana  sangat penting dilakukan. “Memberikan pengetahuan tentang   kesiapsiagaan sekolah menghadapi risiko bencana  merupakan langkah awal dalam mem...