Langsung ke konten utama

Diskopukmdag Lakukan Temu Kemitraan UMKM Banda Aceh



*Bentuk Komunitas UMKM Banda Aceh

Banda Aceh - Potretonline.com, 04/12/21. Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kota Banda Aceh mengadakan kegiatan Temu Kemitraan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Banda Aceh dengan tema ‘Bersama dan Bersinergi Membangun UMKM Banda Aceh’ pada Selasa lalu.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Banda Aceh M. Nurdin, S.Sos melalui Kepala Bidang Pengembangan Usaha Mikro Diskopukmdag Banda Aceh, Muda Bahlia, SE. M.Si mengatakan pertemuan tersebut untuk membentuk satu induk komunitas UMKM di Banda Aceh. 

"Kegiatan temu kemitraan ini untuk mendapatkan satu output yaitu terbentuknya suatu induk komunitas UMKM di Banda Aceh," kata Muda, Jumat (03/12/2021)  di Kantor Diskopukmdag Banda Aceh.

Kata Muda, nantinya komunitas UMKM ini diharapkan menjadi komunitas yang menaungi  semua kelompok-kelompok kecil UMKM atau pelaku UMKM di Banda Aceh . 

Juga,  akan menjadi mitra Pemerintah Kota Banda Aceh dalam membina UMKM sehingga sudah ada komunitas UMKM yang legal yang akan mengembangkan pemasaran ke arah digital. 

Saat ini, kata Muda komunitas UMKM di Banda Aceh sudah di bentuk dan semua UMKM di Banda Aceh secara otomatis berada di bawah komunitas ini.

"Sudah dibentuk tim formatur seperti ketua, wakil ketua, sekretaris, visi misi dan tujuan. Sekarang UMKM di Banda Aceh yang terdata sudah enam belas ribu lebih,  tapi saya yakin masih banyak UMKM yang belum terdata seperti usaha mikro yang jualan di pasar. Jadi nanti juga akan  dilakukan pendataan data base UMKM Banda Aceh," tutup Muda.(Rid/Hz)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

TERPAKSA MEMBUANG DAN MEMBUNUH BAYI

Oleh Kinanthi Anggraini Mahasiswi Pascasarjana P.Sains UNS Penulis dan Model Hijab ‘Kekejaman ini telah diawali oleh sejarah masa lalu. Di zaman raja Fir’aun, yang akan membunuh setiap bayi berjenis kelamin laki-laki dan  zaman Jahiliah, yang akan membunuh setiap bayi yang terlahir perempuan. Dan kini, bayi-bayi yang dibuang dan dibunuh justru berlaku untuk bayi laki-laki dan juga perempuan’ Perempuan yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan, pasti akan kesulitan untuk membuat keputusan, apakah akan dilanjutkan atau melakukan tindakan aborsi. Hal ini terjadi pada semua perempuan tanpa memandang usia. Pengambilan keputusan yang tepat sangat terpengaruh oleh tingkat kesiapan mental dan tekanan lingkungan sekitar.  Pada umumnya yang mengalami kehamilan dalam kasus ini belum siap secara emosional, kognitif dan finansial untuk menjalani peran sebagai orangtua yang kerap disebabkan oleh tiga faktor besar yaitu; hamil di luar nikah, hubungan gelap dan ...

MENGENAL AKSARA JAWI (ARAB-MELAYU)

Oleh Drs. Hasbi Yusuf (Berdomisili di Banda Aceh) Bahasa Atjèh termasuk bahasa yang sangat unik dalam pengucapan dan penulisannya, dan juga merupakan bahasa yang sangat kaya perbendaharaan kosa katanya. Selain kosa kata asli yang lumayan banyak, diperkaya lagi oleh sejumlah kosa kata serapan dari bahasa-bahasa lain, terutama bahasa Melayu.  Bahasa Melayu yang telah terserap dan teradopsi secara alamiah dan harmonis melalui pergaulan yang lumayan luwes dan lama dari suku Atjèh sendiri dengan suku Melayu. Lebih-lebih beberapa kerajaan Melayu di Sumatera dan Semenanjung Malaka memang pernah berada di bawah pengaruh kerajaan Atjèh. Diantara beberapa bahasa lain yang paling dominan mempengaruhi, mewarnai dan menambah perbendaharaan kosa kata bahasa Atjèh adalah bahasa dari empat negara atau bangsa yang terkait dengan nama Atjèh itu sendiri.  Konon nama "ATJÈH" berasal dari gabungan singkatan nama beberapa negara, yaitu: A = Arab; TJ = Tjina;  È = Èropa, H = Hindia.  Dari ...

Sekda Bahagia: Kita Harus Belajar Hidup Berdampingan dengan Bencana

Banda Aceh  -   Sebagai insan yang beriman,  kita tidak mungkin mengelak dari bencana. Semua bencana di atas bumi ini tidak ada yang terjadi begitu saja dengan sendirinya, melai n kan sesuai  dengan  kehendak dan ketentuan Allah  SWT. “Namun y ang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita belajar hidup berdampingan dengan bencana,” demikian ungkap Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Bahagia saat membuka Simulasi Gempa dan Tsunami di Dayah Terpadu Inshafuddin, Senin (19/2/2018). Kegiatan ini digelar oleh UNDP Indonesia bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Banda Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh melalui dukungan Pemerintah Jepang. Menurut Sekda Bahagia,   kegiatan  sosialisasi   maupun simulasi  tentang pengurangan risiko bencana  sangat penting dilakukan. “Memberikan pengetahuan tentang   kesiapsiagaan sekolah menghadapi risiko bencana  merupakan langkah awal dalam mem...